Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu

Badan Perencanaan,Pembangunan,Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu

Sekilas Info
  • BAHAN PAPARAN DALAM RANGKAIAN KEGIATAN MUSRENBANG RKPD 2018 DAPAT DI UNDUH PADA MENU DOWNLOAD
  • MUSRENBANG RKPD 2018 AKAN DISELENGGARAKAN PADA TANGGAL 26 MARET 2018
  • VISI KABUPATEN MAHAKAM ULU 2016 - 2021 "MEMBANGUN MAHAKAM ULU UNTUK SEMUA: SEJAHTERA BERKEADILAN"

Tips Sehat Menjaga Kadar Gula Darah Normal

positifsehat     01/11/2019 - 14:05 PM     53x     0

Pengertian dari keputihan adalah dimana kondisi lendir atau cairan keluar dari area kemaluan wanita (vagina). Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ wanita. Ketika seseorang wanita mengalami masalah keputihan cairan yang diproduksi kelenjar vagina dan leher Rahim akan keluar membawa sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap terlindung dari infeksi bakteri. Keputihan kerap terjadi pada wanita yang masih mengalami menstruasi. Ibu hamil akan lebih sering mengalami keputihan akibat karena perubahan hormone. Keputihan akan berkurang ketika wanita memasuki masa menopause.

Jangan anggap sepele jika cairan keputihan mengalami perubahan warna , tekstur, dan bau. Kondisi ini dapat menjadi tanda keputihan yang abnormal yang bisa saja disebabkan oleh infeksi atau kelainan pada organ reproduksi wanita.

Gejala Keputihan

Keputihan yang tergolong normal adalah terlihat cairan yang keluar dengan tanda sebagai berikut:

  • Tidak berwarna atau berwarna putih
  • Tidak berbau atau tidak mengeluarkan bau menyegat
  • Meninggalkan bercak kekuningan di celana dalam
  • Tekstur cairan keputihan dapat berubah tergantung siklus menstruasi

Untuk keputihan yang tidak normal:

  • Cairan keputihan berbeda warna, bau, atau tekstur dari biasanya
  • Cairan keputihan keluar lebih banyak dari biasanya
  • Keluar darah setelah berhubungan seksual atau di luar jadwal haid

Keluhan yang diakibatkan oleh keputihan yang abnormal:

  • Gatal pada area kewanitaan
  • Nyeri ketika buang air kecil
  • Rasa terbakar pada area vagina

Penyebab Keputihan

Keputihan yang dialami setiap wanita pasti akan berbeda-beda, mulai dari jumlah cairan yang keluar hingga warna dan tekstur cairan. Keputihan di Namanya normal jika setidaknya 6 bulan sebelum seorang wanita mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Karna kondisi ini dipengaruhi juga oleh hormon yang ada didalam tubuh. Selain karena perubahan hormon, keputihan juga akan normal keluar saat wanita mendapatkan rangsangan seksual, sedang menyusui atau stress.

Sementara itu keputihan yang tergolong tidak normal bisa ditimbulkan karena infeksi baik karena jamur, bakteri atau parasite. Selain infeksi penyakit keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker Rahim atau leher. Tentunya ada beberapa factor yang membuat wanita mengalami infeksi keputihan.

  • Konsumsi pil KB dan obat kortikosteroid
  • Menderita penyakit diabetes
  • Melakukan hubungan seksual tanpa kondom dan sering berganti-ganti pasangan
  • Menurunnya system kekebalan tubuh, misalnya penyakit HIV.
  • Terdapat iritasi di dalam atau sekitar vagina
  • Menipisnya dinding vagina akibat menopause
  • Terlalu sering membersihkan area kewanitaan dengan semprotan air secara langsung
  • Menggunakan sabun atau losion yang mengandung pewangi seperti parfum atau pewangi

Diagnosis Keputihan

Untuk menentukan apakah keputihan yang kita alami bersifat normal atau abnormal, dokter akan menanyakan gejala yang kita alami, hubungan seksual, dan siklus menstruasi. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terutama untuk pemeriksaan kondisi organ reproduksi wanita, seperti vagina, serviks dan rahim.

Pengobatan Keputihan

Keputihan yang tergolong normal hanya memerlukan penanganan medis secara khusus dan kondisi ini dapat ditangani dengan membersihkan area kewanitaan secara rutin untuk menghilangkan lendir atau cairan.

Sementara untuk yang terkenan keputihan yang abnormal dilakukan berdasarkan penyenbab yang mendasari keputihan. Dokter akan meresepkan terapi obat untuk mengobati keputihan abnormal ini, seperti:

  • Obat antijamur, contoh obat ini adalah miconazole dan clotrimazole. Obat ini berguna mengatasi infeksi jamur yang menyebabkan keputihan, obat ini tersedia dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan di bagian dalam vagina.
  • Obat antibiotic, seperti clindamycin yang berguna menghilangkan bakteri penyebab keputihan. Antibiotic tersedia dalam bentuk pila tau krim oles.
  • Metronidazole atau Tinidazole, jika keputihan disebabkan oleh parasite penyebab penyakit trikomoniasis.

Pencegahan Keputihan

Langkah utama untuk mencegah penyakit keputihan yang abnormal adalah menjaga kebersihan area kewanitaan agar terhindar dari risiko infeksi. Cara yang bisa kita lakukan yaitu:

  • Bersihkan area vagina dengan sabun dan air hangat setelah buang air kecil atau besar, kemudian keringkan. Cara ini dilakukan untuk mencegah bakteri masuk kedalam vagina dari dubur.
  • Hindari menyiram atau membersihkan vagina dengan cara air disemprot langsung. Cara ini beresiko menghilangkan bakteri baik yang melindungi vagina dari infeksi.
  • Gunakan celana dalam berbahan katun untuk menjaga kelembapan pada area kewanitaan hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat.
  • Hindari menggunakan sabun atau produk kewanitaan yang mengandung parfum, karena dapat mengakibatkan keseimbangan bakteri baik terganggu pada vagina.
  • Jagalah kebersihan vagina selama menstruasi dengan menggantu oembalut setidaknya setiap 3-5 jam sekali.
  • Tidak berganti pasangan seksual atau menggunakan kondom saat melakukan aktivitas seksual.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan vagina secara rutin kepada dokter kandungan.

KLIK SELENGKAPNYA!


List Diskusi

Tidak ada diskusi di topic ini