Kepala Badan BAPPELITBANGDA Kab. Mahakam Ulu Sekda Kab. Mahakam Ulu Bupati dan Wakil Kab. Mahakam Ulu
Sekilas Info
  • BAHAN PAPARAN DALAM RANGKAIAN KEGIATAN MUSRENBANG RKPD 2018 DAPAT DI UNDUH PADA MENU DOWNLOAD
  • MUSRENBANG RKPD 2018 AKAN DISELENGGARAKAN PADA TANGGAL 26 MARET 2018
  • VISI KABUPATEN MAHAKAM ULU 2016 - 2021 "MEMBANGUN MAHAKAM ULU UNTUK SEMUA: SEJAHTERA BERKEADILAN"

Faktor 41 Tersangka 22 Mei Diduga Afiliasi ISIS

steven99     10/08/2019 - 23:13 PM     29x     0

Polri tengah periksa info 41 terduga pemeran ribut 22 Mei 2019 yang disangka berafiliasi dengan golongan teroris ISIS. Polri menyangka golongan tersendiri yang berafiliasi dengan ISIS itu tunggangi perbuatan massa damai pada 21-22 Mei 2019 di muka Kantor Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu)

" S/d ini hari masih 41 terduga yang tengah diminta info aparat, " kata Kepala Biro Penerangan Penduduk Polri Brigadir Jendral Polisi Dedi Prasetyo, Sabtu (25/5) .

Simak Juga : Afiliasi artinya

Sampai sekarang, Polri lewat Densus 88 konsisten kerjakan usaha mencegah supaya pemeran intimidasi tidak manfaatkan momen di bulan suci Ramadhan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal waktu temu wartawan di Media Center Kemenko Polhukam, Kamis (23/5) , menyampaikan sudah beroleh kabar hasil dari penangkapan pada dua terduga masyarakat luar Jakarta.

Terduga yang tertangkap adalah sisi golongan Pergerakan Reformis Islam (Garis) yang sempat menjelaskan jadi simpatisan ISIS. Menurut info ke dua terduga itu, lanjut Iqbal, kedua-duanya memang punya niat buat " jihad " pada protes pada 21-22 Mei.

Iqbal mengimbuhkan, golongan Garis adalah salah satunya pengacau perbuatan damai di muka Bawaslu. Punya arti, mereka bukan sisi dari massa spontanitas. Selanjutnya, Polri mengambil satu ambulans punya golongan Garis yang diketemukan terparkir di belakang Kantor Bawaslu RI, Jakarta, pada Rabu, 22 Mei 2019.

Ambulans itu didapati berisi uang serta beberapa busur panah serta bambu runcing. Tapi, faksinya tidak menyebutkan nominal uang yang diambil alih dari ambulans itu. Awal kalinya, Polri lewat Densus 88 tangkap 31 tersangka teroris saat bulan Mei 2019.

Artikel Terkait : apa itu Obligasi

Keseluruhan seluruh tersangka teroris yang diamankan mulai sejak Januari 2019 sekitar 70 terduga. Teroris itu datang dari jaringan yang tidak sama, salah satunya yakni Mujahidin Indonesia Timur, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, JAD Bekasi, JAD Jawa Tengah, JAD Sibolga, serta jaringan Fikih Abu Hamzah.

Semua jaringan itu miliki satu sasaran yang sama, yakni meledakkan bom di muka Gedung Komisi Penentuan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.


List Diskusi

Tidak ada diskusi di topic ini